Mengidentifikasi jenis karya seni musik mancanegara.

Mengidentifikasi jenis karya seni musik mancanegara.
1.         Musik jaman kuno (mulai tahun 3000 SM)
Musik jaman kuno dimulai sejak masa prasejarah, buktinya ditemukan bersamaan dengan penemuan prasasti dan monumen arkeologi yang menjelaskan seni budaya pada masanya. Berdasarkan bukti-buktinya musik jaman kuno dapat diruntut seperti :
a.       Musik Arab
Musik di Arab telah ada sebelum lahirnya agama islam. Musik digunakan sebagai ritual agama ainisme, mereka memuja para dewa dengan madah (Syair yang dibawakan dengan gaya bernyanyi), dukun (Sha’ir) dipercaya memanggil roh dengan musik.
Di Arab musik berkembang di Ukas yang merupakan pusat perdagangan dan pusat para penyair serta pemusik. Selain di Ukas, kota lainnya yaitu Mekkah yang menjadi  pusat agama dan peziarah. Para peziarah menggunakan lagu sederhana yang sampai kini masih tampak pada tahlil dan tabiyyah. Masyarakat Arab lebih suka dengan musik hiburan yang biasanya dibawakan oleh qaina (biduan).
Karena bangsa Arab berhubungan dengan bangsa lain,  kini banyak musik sejenis kendang dapat ditemukan di negara lain.
Jenis
Bangsa
Nama
Kendang
Arab
Tabl
Hibrani
Tibela
Syria
Tabla
India
Tabla
Turki
Dawul
Persia
Duhul
Musik setelah lahirnya agama Islam yang ber unsur melodi banyak dijumpai pada aktifitas agama seperti : adzan, qira’ah, masha’id.
Pada masa khalifah bani Umayyah (661-750 M) musik yang berkaitan dengan qaina sangat berkembang hingga didirikan konservatorium(Akademi musik) disekita istana dan munculah musik klasik yang dipelopori Ibnu Misdschah. Ciri musik klasik pada bangsa Arab yaitu dengan di iringi lute (sejenis mandolin) yang dikenal dengan nama Al’ud.
Selain itu seni musik juga berkermbang saat bani Abbasiyyah dan mencapai puncak kejayaan pada masa Khalifah Harun Al Rasyid yang berpusat di Bagdad yang terkenal dengan cerita Seribu Satu Malam. Pemusik besar islam yaitu Ischaq al-Mausisil. Bersamaan dengan masuknya islam ke Eropa dan Spanyol, di Eropa berkembang pula alat musik arab seperti tabl, rebab yang dikenal dengan nama Rebec(alat musik gesek) sebelum adanya biola.
b.       Musik Mesir kuno
Ditunjukan pada makam Mesir kuno yang ditemukan bukti berupa gambar di dinding yang disertai tulisan hiroglif tentang aktifitas musik.
Menurut mitos Mesir seni musik diawali dari raja keturunan dewa seni (dewa Isis) sehingga musik dianggap keramat oleh leluhur, maka dari itu muncul larangan agar tidak menyayikan lagu dari bangsa lain kecuali lagu-lagu bangsanya sendiri.
Alat musik yang dikenal di mesir yaitu : Harpa, Lyra, Gitar, Mandolin, Seruling, Terompet, Ketipung, Tambur, dan Kerincingan.
c.       Musik jaman Yunani kuno(1.100 SM)
Filsafat, kesusasteraan, seni patung, drama, sains dan musik berkembang pesat pada masa keemasan tahun 546-323 SM. Menurut mitos Yunani kuno, musik dianggap sebagai ciptaan dewa seperti Apollo, Amphion dan Orpheus. Mereka menganggap musik memiliki kekuatan ajaib yang dapat menguatkan tubuh dan jiwa manusia serta  membuat mukjizat alamiah, maka dari itu musik tidak dapat dipisahkan dari upacara keagamaan.
Alat musik pada zaman Yunani kuno yaitu seperti Lyra (alat musik petik), Khitara (alat musik dawai dengan senar 5-7), Aulos (alat musik tiup dari kayu dengan lubang jari).
Sifat-sifat lagu pada jaman Yunani kuno :
·         Monofosis (satu suara) dengan heterofoni pada waktu alat-alat musik mengikuti suara.
·         Adanya improfisasi namun diatur melalui konvensi bentuk dan gaya dengan pola melodi yang mendasar.
·         Musik dan teks berhubungan sangat erat serta melodi dan irama, teks dalam hal ini puisi sangat menentukan penyusunannya dalam musik.
Periode musik pada jaman Yunani kuno memiliki dua aliran, yaitu musik untuk ibadah Dionysius dan musik untuk persembahan dewa Apollo. Aliran Dionysius memiliki kecenderungan membvangkitkan semangat,kegemparan. Sedangkan aliran Apollonian cenderung menimbulkan ketenangan dan dorongan spiritual. Tokoh musik Yunani kuno yaitu Aristoteles, Plato, dan Aristexemos.
d.       Musik jaman Kaisar Romawi
Alat musik yang lahir pada jaman Kaisar Romawi :
·         Alat musik tiup dari logam seperti terompet dan horn.
·         Sejenis organ hidrolis dengan papan tuts yang memanfaatkan tekanan air sebagai peniupnya.
Alat musik ini digunakan dalam teater-teater sebagai gladiator. Popularitas musik sangan meningkat karena kaisar Nero yang dikenal sebagai pemusik handal.
2.         Musik Abad  Pertengahan (450-1450)
Akhir abad  pertengahan merupakan periode bangkitnya kebudayaan yang ditandai dengan tumbuhnya gereja dan katedral.
Perkembangan besar abad pertengahan yaitu tahun 1100, saat ini organ sudah mulai digunakan sebagai alalt-alat pengiring walaupun bentuknya masih sederhana yaitu organ dengan bilah bilah nada yang dihasilkan tiupan kuat dari pompa kemudian secara bertahap menjadi instrumen yang dapat memainkan musik polifoni (lebih dari satu nada)
Karya musik abad pertengahan :
a)       Nyanyiaan Gregorian
·         Musik resmi gereja katholik roma yang berbentuk melodi
·         Ditulis dengan teks latin yang sakral dan dinyanyikan dengan tanpa iringan.
·         Melodinya membawa pendengar kepada suasana doa, dan ritusl keagamaan.
·         Mempunyai ritme yang fleksibel,tanpa birama dan sedikit terasanadanya ketukan.
·         Nama gregorian diambil dari nama Paus Gregory (590-604)
b)      Musik sekuler abad pertangahan
·         Berkembang diluar desa. Berkembang di Troubadours dan Trouveres yang merupakan musik rakyat.
·         Komposisi musik tidak ditulis dalam komposisi
·         Isinya tentang cinta dan tarian.
c)       Musik polifoni organum

·         Berisi melodi nyanyian gregorian dan ditambahkan satu atau lebih garis melodi tambahan yang bergerak sejajar. Dinyanyikan secara improviasasi tanpa dituliskan dibawah nyanyian gregorian. Melodi tambahan tersebut  adalah duplikat melodi Gregorian dalam tinggi nada yang berbeda.

Komentar

Postingan Populer